Jumat, 15 Mei 2015

HIPERTENSI - 1



Apa itu hipertensi?

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah meningkat melebihi dari batas normal. Batas normalnya? Menurut JNC 7, pada orang dewasa, seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistolik > 140 mmHg (milimeter merkuri) dan diastolik > 90 mmHg.

Bingung diastolik dan sistolik apa?

Secara sederhana, setiap jantung berdenyut dalam satu periode memiliki dua fase, yaitu sistolik dan diastolik.

Sistolik = fase ketika jantung KONTRAKSI.

Diastolik = fase ketika jantung RELAKSASI.

(Nanti akan dibahas lebih lanjut dalam cardiac cycle.)


Hipertensi berdasarkan etiologinya dibagi menjadi dua;

1. Hipertensi esensial / primer

Peningkatan tekanan darah tanpa sebab yag diketahui, terjadi pada 90-95% dari seluruh kasus hipertensi.

Dalam International Journal of Hypertension (2013), Bolivar menyebutkan hipertesi esensial dipahami sebagai penyakit multifaktor yang timbul dari aksi kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan behavior/gaya hidup. Sifat normal multifaktor homeostasis tekanan darah, misalnya terjadi perubahan tekanan darah akibat mutasi, akan diringankan oleh faktor-faktor melalui beberapa mekanisme aksi-reaksi agar tekanan darah dapat kembali normal. Namun, ketika keseimbangan ‘faktor yang dapat memicu tekanan darah’ dan ‘faktor yang berusaha menormalkan tekanan darah’ terganggu, sehingga mekanisme aksi-reaksi gagal dan terjadilah hipertensi esensial / primer ini.

2. Hipertensi sekunder

Kebalikan dari hipertensi esensial, penyebab hipertensi sekunder diketahui. Penyakit ginjal adalah penyebab sekunder tersering dari hipertensi. Maksud dari kalimat tersebut, hipertensi muncul dikarenakan penyakit ginjal. Selain itu, hipertensi dapat disebabkan oleh kondisi endokrin seperti sindrom Cushing (keadaan dimana kortisol dalam tubuh tinggi), hipertiroidisme (produksi kelenjar tiroid yang berlebihan), hipotiroidisme (penurunan fungsi dan produksi hormon tiroid), akromegali, hiperaldoteronisme, hiperparatiroidisme, dan feokromositoma.

Klasifikasi

Sumber :

Antou EKR, Satiawati L, Tendean L. 2014. Pengaruh Hipertensi Terhadap Disfungsi Ereksi. Jurnal e-biomedik. 2(3): 11.
Bolivar JJ. 2013. Review Article: Essential Hypertension: An Approach to Its Etiology and Neurogenic Pathophysiology. International Journal of Hypertension. 22(9): p.1-11.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar